Elmizah

Tetap Konsisten & Selalu Optimis

Hukum Seorang Guru Yang Terlalu Dekat Dengan Muridnya

assalamualaikum bg ustdz,,,,
bgai mna hukum nya,,,
apa bila seorang guru laki2 yg pham agama nya…
tetapi dlam mengajar murid perempuan nya terlalu berlebihan,,,
contoh nya…ketika ia mengajar,,,
ia selalu mendekati slah satu muruid pr.
dan mendekati nya itu sampai terlalu dekat sekali,,,
bgaimana itu hukum nya ustad..???
bukan nya orang yang bukan muhrim itu tidak boleh berdekat2an…??/
kan guru itu kan bukan muhrim…
murid perempuan itu…
tolong di jwab bg ustad…
syukron …
wassalamualikum,,
farhiyah ismhy

waalaikum salam
pada dasarnya, syariat islam tidak hanya di peruntuk kan kepada mereka yang faham agama, orang-orang yang tak faham pun, syariat islam tetap berlaku, kecuali yang belum baligh dan hilang akal (gila). Seperti sabda nabi Muhammad saw :

عن عائشة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : رفع القلم عن ثلاث عن النائم حتى يستيقظ وعن الصغير حتى يكبر وعن المجنون حتى يعقل أو يفيق

“Dari ‘aisyah, nabi Muhammad saw bersabda : tidak mendapat ganjaran bagi tiga golongan ini, yang tidur hingga bangun, anak-anak hingga dia dewasa, dan orang gila hingga ia sadar atau sembuh.” H.R Al Nasai dan Abu Daud

Misalnya, sekiranya seorang ustaz yang tentunya faham agama, melakukan sesuatu yang melanggar syari’at, maka dia akan mendapat ganjarannya karena telah melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya. Begitu juga seorang penjahat, yang tidak tahu sama sekali tentang hukum islam, jika dia melakukan perbuatan yang dilarang dalam agama, tetap mendapat dosa. Jadi, syari’at islam tidak membedakan mana yang faham dan mana yang ga faham, jika mereka mengerjakan perintah akan di beri balasan, dan jika melanggar perintah akan di beri ganjaran. Allah swt berfirman :

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ * وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ *

Barang siapa berbuat kebaikan sekecil apa pun perbuatan baik itu, dia akan menyaksikan hasilnya. Begitu pula yang melakukan perbuatan buruk, sekecil apa pun perbuatan buruk itu, dia akan menyaksikan hasilnya.” (Q.S Al Zilzalah 7-8)

Nah, dalam kasus ini, sebenarnya seseorang punya batas-batas tertentu terhadap yang bukan mahramnya. Seperti tidak boleh berdua-duan, tidak boleh bersentuhan, dan lain-lain. Namun, jika pertemuan itu dalam hal-hal tertentu, seperti majlis ilmu, belajar dll. Selama itu tidak melewati batas-batas yang telah di gariskan, maka boleh-boleh saja. Akan tetapi, jika dalam proses belajar mengajar itu, telah melewati ketentuan-ketentuan, seperti yang anda sebutkan di atas, yaitu terlalu mendekati salah seorang murid perempuan, maka di takutkan akan menimbulkan fitnah dan buruk sangka. Seharusnya seorang guru lebih berhati-hati dan menjaga akan hal yang seperti ini.

Dan kita tidak bisa memvonis langsung terhadap guru tersebut, kita serahkan seluruhnya pada yang maha kuasa. Hanya dia dan Allah yang tahu, apa yang dia niat kan, dan apa yang ada di hatinya. Moga kita selalu di jaukan dari segala macam fitnah.
Waallahu a’laalm

4 Tanggapan to “Hukum Seorang Guru Yang Terlalu Dekat Dengan Muridnya”

  1. Assala’mualaikum..
    bgaimana hkum nya jika rambut+kuku yg hilang ketika haid tdk terbawa Adus ?

    • elmizah said

      Waalaikum Salam…
      Rambut yg rontok dgn sndiri ny semasa haid..
      Tidak ikt d mandi kn jg…
      Jd tak perlu d simpan..

      N klu di potong dgn sengaja jg tdk pa2..
      Baik it rambut maupun kuku..
      Tp ad sbagian ulama yg memakruhkan memotong rambut Ktk haid..

  2. Dina said

    assalamualaikum,, bagaimana hukum seorang murid menikah dengan gurunya ya ustz?? tolong dijawab, syukron

    • elmizah said

      Apa bila tidak ad hubungan darah (mahram) antara guru n murid tersebut..
      Maka boleh lh mereka menikah..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: