Elmizah

Tetap Konsisten & Selalu Optimis

Memetik Hikmah Itu Indah

Ketika jauh dari keluarga, sahabatlah sebagai penggantinya. Sahabat yg baik bagaikan orang tua,yg tak pernah bosan untuk mengingatkan anda, jika anda salah dan lupa. Terkadang sahabat seperti saudara, tempat curhat dan berbagi cerita. Sahabat juga laksana guru, yg selalu ada ketika anda tak tahu. Namun, tak ayal, sahabat bak anak kecil nan manja, perlu dibimbing dan dibina, agar tumbuh dewasa, sehingga mampu dan bisa, menikmati hidup di dunia, serta memetik hikmah yg tersirat dibaliknya.
Mansur dan mahmud, adalah dua sahabat, yg telah lama akrab. Mereka selalu mengisi dan melengkapi. Kekurangan teman tak perlu dimaki, tp diperbaiki. Begitulah perinsip hidup yg telah mereka sepakati.
Pada suatu hari, ditepi jalan raya, mansur berdiri sendiri, sambil melihat2 jam ditanganya. Mondar mandir, bolak balik tak menentu, seperti orang yg sedang gelisah menunggu. Sesekali dia merogoh kantong celananya, mengeluarkan hp kesayanganya, walau hanya membuka kuncinya, ya mungkin itu kebiasaannya, tak pernah lepas dengan hp nya. Peluh mulai mengalir dikulit wajahnya, dia mengernyitkan kening menahan panas sang surya, yg mulai tegak lurus dikepala.
Akhirnya dia pun tersenyum, krn mahmud telah nongol.
Spontan mansur berkata : “betul kata orang, menunggu adalah hal yg sangat membosankan”
Dengan tenang dan seulas senyum dibibir, mahmud menjawab : “ternyata menunggu itu salah satu cara melatih kesabaran.Hehe”
“betul, betul.. Dibalik apa yg terjadi, pasti ada hikmah yg tersembunyi.” tambah mansur. Mereka pun tertawa bersama, sambil menunggu mobil angkutan.
Tak selang berapa lama, angkutan yg mereka tunggu sudah tiba. Tapi apa hendak dikata, hanya tinggal 1 bangku yg tersisa.
“udah ga papa, kita naik aja, biar aku yg berdiri” ujar mahmud.
“hmmmm, kayaknya ini adalah balasan bagi orang sabar yg telah menunggu lama” balas mansur.
“hehehe” tawa mahmud.
Mobil melaju membelah jalan raya, tak berapa lama, salah seeorang penumpang turun, mahmud pun duduk di tempat penumpang itu. Disalah satu halte, bapak tua naik dan berdiri disamping pintu angkot. Lalu mahmud pun menawari pak tua itu untuk duduk dikursinya. Akhirnya pak tua itu duduk, dan mahmud kembali berdiri.
“ternyata naik angkot juga adalah salah satu cara melatih kesabaran” celetuk mansur.
“yaaah… Kita petik semua hikmahnya, hidup ini sudah sulit, kenapa harus dipersulit, kenapa ga kita nikmati aja, ya ga?” jawab mahmud sambil tersenyum.
Tibalah mereka ditempat yg dituju. Ditepi sungai nil, sungai yg indah dan luas, sungai yg membelah benua afrika. Suasana yg sejuk dibawah rindangnya pepohonan ditepi sungai itu. Mansur dan mahmud pun mengeluarkan kailnya.
Hanya beberapa menit setelah melemparkan kailnya, langsung disantap ikan. Dilempar lagi, dan dapat lagi. Mahmud langsung berseru “sur…Ini adalah balasan bagi orang yg sabar berdiri di angkot.”
mansur pun yg dari tadi belum mendapat ikan, hanya tersenyum dan mengangguk2an kepalanya.
Selang 1 jam, mansur tak kunjung juga mendapatkan ikan, mahmud pun berdiri dan menghampiri mansur “ternyata memancing juga adalah salah satu cara melatih kesabaran” ucap mahmud sambil menepuk2 bahu temanya itu..Mansur pun tertawa.

6 Tanggapan to “Memetik Hikmah Itu Indah”

  1. putra said

    tidak allah ciptakan apa yang ada didunia ini,
    kecuali ada hikmahya…

    • elmizah said

      maka ambillah hikmah itu….
      agar anda selalu dalam naungannya…

  2. medy said

    hmm,, bagus fren crita a ..
    dah bnyk yaa !!

    • elmizah said

      hmmmm
      blm byk fren…
      msh 3 cerpenny klu g slh..
      tp msh blajar fren…
      jd jelek,msh pemula..hehe

  3. isma hanum aflah said

    keren crita’a bg….
    dsetiap apa yang kita lakukan ambil hikmah’a…dan jdi kan tu semua pengalaman buat qt…

    • elmizah said

      makash dk….
      diblik ap yg trjadi,pasti ad hikmah yg trsembunyi…

      Jalani lh hdup in,dengan ketenangan hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: