Elmizah

Tetap Konsisten & Selalu Optimis

Untuk Bunda

3 setengah tahun yang silam…
Ketika sore beranjak malam…
Burung murai berkicau dalam nagam…
Mengiringi mentari yang hendak terbenam…

Ku berbaring di pangkuan bunda…
Sambil memejamkan mata…
Kedamaian menyelimuti jiwa…
Ketenangan merangkul raga…
Guilana hati sirna seketika…
Qalbu nan gundah larut dalam bahagia…

Oh…Alahkah indahnya…
Detik-detik itu terasa…
Bagai hidup dalam nirwana…
Tiada duka…
Tiada luka…
Tiada lara…

Telah 1197 hari berlalu…
Tanpa sentuhan mu…
Dengan lembut menepuk pundak ku…
Meyakinkan hati yang sedang ragu…

Telah 1197 hari berlalu…
Tiada elusan di kepala ku…
Saat-saat ku mengadu…
Jeritan hati nan pilu…
Oh bunda, aku rindu…

Masih jernih di pelupuk mataku…
Waktu kau memeluk ku…
Melepaskan buah hati mu…
Pergi jauh dari mu…
Demi untuk menuntut ilmu…

Masih terniang di telinga ku…
Kata-kata terakhir dari mu…
“anak ku, baik-baik dan jaga kesehatan mu”
Bibirmu bergetar menahan tangis dan haru…
Namun kau berusaha tuk senyum selalu…

Bunda…
Sudah jauh ku berlabuh dengan bahtera…
Jutaan riuk ombak yang menerpa…
Namun, hanya pada mu, ku tambatkan dermaga cinta…
I love you bunda…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: