Elmizah

Tetap Konsisten & Selalu Optimis

Tiga Ayat

Allah swt berfirman,

“إن الذين آمنوا و الذين هادوا و النصارى و الصابئين من آمن بالله و اليوم الآخر وعمل صالحا فلهم أجرهم عند ربهم ولا خوف عليهم ولا هم يحزنون” البقرة :62

“إن الذين آمنوا و الذين هادوا و الصابئين و النصارى والمجوس والذين أشركوا إن الله يفصل بينهم يوم القيامة إن الله على كل شيء شهيد” الحج : 17

Kalau kita perhatikan, dua ayat di atas, dimulai dengan kalimat yang sama (إن الذين آمنوا و الذين هادوا) sampai pada kata (الصابئين). Sejauh ini, seoalah-olah tidak ada masalah di sini, akan tetapi, ketika kita membaca firman Allah swt :

“إن الذين آمنوا و الذين هادوا و الصابئون و النصارى من آمن بالله و اليوم الآخر وعمل صالحا فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون” المائدة : 69

Pada ayat ini, juga di mulai dengan dengan kalimat yang sama, seperti dua ayat yang telah kita sebut di atas (إن الذين آمنوا و الذين هادوا) namun, ketika di kalimat berikutnya kita jumpai kata (الصابئون) di rofa’kan, bukan kata (الصابئين) di nasabkan seperti dua ayat sebelumnya.

Nah, dari sini lah ada segelintir orang yang mengatakan ada kesalahan dalam al quran, contohnya seperti kasus ini, kata (الصابئون) pada surah al maidah, mereka mengatakan kalimat ini salah, menyalahi kaedah bahasa arab, karena seharusnya dia di nasabkan, i’rabnya ‘athaf ‘ala ismi inna (عطف على اسم إن) karena bentuk dan kalimatnya sama, kenapa bisa berbeda? Inilah pendapat mereka.

Kita bisa jawab juga, dengan menggunakan kaedah bahasa arab. Dalam kasus ini jika isim maushul nya tidak di ulang (الذين) maka benarlah pendapat mereka. Akan tetapi di tiga ayat ini, isim maushulnya di ulang-ulang, dalam kaedah bahasa arab, jika isim maushul di ulang, maka isim maushul yang kedua (الذين) tidak mesti mengikuti isim maushul yang pertama. Waw yang ada pada isim maushul yang kedua adalah waw isti’naf (واو استئناف) bukan waw ‘athaf.

Maka (الصابئون) i’rabnya mubtada’ (مبتداء) dan khabarnya (خبره) di buang, takdirnya : “والصابئون كذلك أي في حكمهم”. atau boleh juga i’rabnya “معطوفة على المضمر في هادوا”

Demikian sedikit ulasan tentang tiga ayat ini, mudah-mudahan ada manfaatnya. Intinya al quran adalah pedoman kita, tidak akan ada kesalahan di dalam nya, karena Allah swt telah menjamin dan menjaganya, sampai akhir masa.
Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: